E-MADING
E-MADING
Karya

Miniatur Alutsista: Bukti Bahwa Kardus Bisa Jadi Karya Seni Berkelas

S

Sinan Sinasta Arya Prawira 9A SPC

Pembuat

11 May 2026
36 views
2 min read
Miniatur Alutsista: Bukti Bahwa Kardus Bisa Jadi Karya Seni Berkelas

Kreativitas sering kali lahir dari kesederhanaan, dan hal itulah yang dibuktikan oleh Sinan Sinasta Arya Prawira, santri kelas 9A dari Pondok Pesantren Mabadi’ul Ihsan. Di bawah naungan unit SMP Plus Cordova, Sinan berhasil mengubah lembaran kardus bekas yang biasanya teronggok tak terpakai menjadi sebuah replika kapal militer yang gagah dan mendetail. Melalui sentuhan tangannya, material kardus yang kaku disulap menjadi struktur kapal perang yang presisi, lengkap dengan elemen-elemen khas alutsista yang memberikan kesan tangguh sekaligus artistik.

   Kreativitas sering kali lahir dari kesederhanaan, dan hal itulah yang dibuktikan oleh Sinan Sinasta Arya Prawira, santri kelas 9A dari Pondok Pesantren Mabadi’ul Ihsan. Di bawah naungan unit SMP Plus Cordova, Sinan berhasil mengubah lembaran kardus bekas yang biasanya teronggok tak terpakai menjadi sebuah replika kapal militer yang gagah dan mendetail. Melalui sentuhan tangannya, material kardus yang kaku disulap menjadi struktur kapal perang yang presisi, lengkap dengan elemen-elemen khas alutsista yang memberikan kesan tangguh sekaligus artistik.

   Proses pembuatan miniatur kapal militer ini menuntut ketelitian tinggi, mulai dari tahap perancangan pola hingga perakitan bagian-bagian terkecil. Sinan menunjukkan kemampuan luar biasa dalam memahami proporsi dan arsitektur kapal perang, memastikan setiap detail mulai dari dek hingga menara pengawas tampak proporsional. Karya ini bukan sekadar tugas keterampilan biasa, melainkan hasil ketekunan seorang santri dalam mengeksplorasi potensi limbah menjadi sebuah produk bernilai seni tinggi yang mampu memukau siapa pun yang melihatnya.

   Kehadiran miniatur alutsista karya Sinan ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan bahan bukanlah penghalang bagi siswa SMP Plus Cordova untuk berinovasi. Semangat "upcycling" atau mendaur ulang yang diusung dalam karya ini memberikan pesan edukatif tentang pentingnya menjaga lingkungan melalui kreativitas. Prestasi Sinan sebagai santri kelas 9A di Ponpes Mabadi’ul Ihsan ini diharapkan dapat memotivasi rekan-rekan santri lainnya untuk terus menggali minat dan bakat mereka, membuktikan bahwa dari balik dinding pesantren, lahir karya-karya hebat yang siap bersaing di dunia luar.

Komentar (0)

  • Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Tulis komentar

Silakan masuk atau buat akun terlebih dahulu untuk memberikan komentar.

Artikel Terkait

Negaraku Indonesia: Harmoni Budaya dan Keindahan Nusantara
Karya
12 May 2026 29

Negaraku Indonesia: Harmoni Budaya dan Keindahan Nusantara

Crizel Fildza Alyasani adalah seorang siswa dari unit SMP Plus Cordova yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Mabadi'ul Ihsan. Ia menunjukkan minat dan bakat dalam bidang literasi melalui karya puisi berjudul Negaraku Indonesia. Karya ini mencerminkan rasa cinta tanah air serta kebanggaan terhadap kekayaan budaya dan alam Indonesia.

C
Crizel Fildza Alyasani 7C SPC
Baca